Tuesday, 5 June 2012

Duo Hamster 4L4Y

             Aku punya dua hamster yang umurnya kira-kira satu semester lah. aku nggak pernah ngasih nama ni hamster dua, tapi Ibu ku selalu memanggil dengan nama Catty. Tolong digaris bawahi ya, Catty itu kan nama kucing. Helloow... Dimana mana kan emang gitu, Catty buat kucing dan Doggy biasa buat anjing. Tapi terserah deh, menurutku duo hamsterku seneng dan fine-fine aja dipanggil gitu. Buktinya mereka selalu antusias bergerak kesana-kemari, melompat ke kanan dan ke kiri, tengkurap dan terlentang, tersenyum dan meringis setiap kali bunyi kresek-kresek tanda majikan mau kasih makan. Hohoho. Duo hamsterku emang alay banget. So, aku kasih label dengan nama Hamster 4L4Y no.1 dan Hamster 4L4Y no.2 .



          Anehnya waktu juragan yang jual hamster dulu bilang kalo ni Duo Hamster tu pasangan, jadi cowok ma cewek. Maksud ane jantan dan betina. Tapi tapi, sudah sekian lama aku menunggu untuk kedatanganmu... datanglah... kedatangamu kutnggu... (upss sori malah nyanyi lagu ridho rhoma deh -__-). Maksudnya emang udah lama menurutku, tapi ni hamster pasangan kagak hamil-hamil dan nglairin. What's wrong??? Jangan-jangan Duo Hamster 4L4Y ini banci? Enggak kan ? Sebenernya yang ngebedain apa sih? Setelah aku balikin badan tu hamster, menurut pengamatan berberda. tapi menurut hati kecilku 'bentuknya sama'. So, aku cari-cari deh gimana biar tau. And ketemu deh.... buat kamu kamu kamu yang belom tau. Ini dia caranya biar tau hamster kamu cowok/cewek/banci/waria/hamster jadi-jadian.


 TIPS DAN CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN HAMSTER:
1. dilihat dari letak jenis kelamin hamster, maka hamster cowok memiliki letak kelamin yang jauh dari   anus, sedangkan yang cewek lebih dekat.
2. kalo dihat dari kebiasannya, menurut saya hamster cewek lebih agresif di bandingkan hamster cowok.
3. bentuk hamster cowok / jantan lebih panjang di bandingkan hamster cewek / betina
4. hamster cewek lebih gemuk dibandingkan hamster cowok (apalagi saat hamil dan sudah mau melahirkan)
5. Hampir kelupaan, kalo hamster jantan memiliki dua buah zakar seperti terlihat di gambar.




 









         Ngomong-ngomong karena sudah sekian lama Duo Hamsterku ini terpuruk akan kesepian yang berlarut-larut, kawin trus punya anak juga egak. Jadi aku mengerti perasaan kalian, huhuu. Rasa sedih karena kesepian tanpa ada canda dan tawa, merenung dikala senja dan terpuruk didasar lubang yang dalam #lebay. Jadi aku memutuskan memberi mereka mainan roda yang MUTER-MUTER itu. Itu lho masak nggak tau sih (coba liat aja gambarnya). Aku membelinya di Sunmor dengan mengeluarkan jurus tawar-menawar dan kudapatkanlah mainan itu untuk Duo Hamster ku yang unyu-unyu tapi 4L4Y itu. Jadi sekarang mereka akan sehat karena bisa olahraga di mainan baru itu. Soalnya sebelumnya kerjaan mereka itu makaaaan mulu, tiga kali sehari makan mulu trus tidur. Jadi habis makan, tidur, boker, makan, tidur, boker, makan, tidur, boker, boker dan seterusnya. Lama-lama berat badan mereka tidak ideal lagi. -__-


 


         Namun, sekarang mereka jadi aktif lagi. Mereka berdua jadi sering banget olahraga gitu,menghabiskan waktu berdua, bermain sambil bercanda, melewati sore indah dengan penuh canda tawa. Dan menurut survey yang kulakukan, mereka lebih suka lari-lari di mainan baru itu kalo udah jam sepuluh malem ke atas. Ini terbukti ketika aku sering setengah sadar bangun dan denger suara mainan kitiran hamsterku bunyi gitu. Jadi pola sehat yang aku terapkan pada Duo Hamster 4L4Y ku ini sangat efektif dan membantu menurunkan berat badan mereka, pencernaan juga jadi teratur, sesulit dibagian tertentu tubuh mereka juga sekarang sudah hilang. Wooow emezing banget gak sih?? 

Pokoknya aku turut seneng dengan apa yang mereka rasakan. Ibarat Ibu yang baik hati, kalo anaknya seneng, Ibu juga pasti seneng #terharu.... 






Tetap semangat sehat Duo Hamsterku yang 4L4Y, semoga kalian kelak cepat mendapat momongan dan ikut kejuaraan hamster tingkat nasional. Salam Perjuangan !!! Hidup Duo Hamster !!! ^^

Saturday, 2 June 2012

Although they plan, Allah also plans. And Allah is the best of planners

Hari yang bersejarah bagiku, lalalalaaa...... tapi gak selebay gitu kok. 
Aku berusaha menanamkan prinsip bahwa jangan jadikan sesuatu tersebut menjadi sesuatu berlebihan. Karena menurutku setiap hari dengan apa yang aku dapatkan adalah sesuatu yang spesial. Apa yang aku terima setiap harinya adalah berkah dan rizki yang insyaallah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sikap diri itu tergantung bagaimana cara kita untuk bersyukur dengan segala apa yang kita terima setiap waktu.. Jangan jadikan suatu kekurangan yang kita miliki untuk berpikir tentang penuntutan keadilan, karena itu berarti kita tidak percaya akan Allah SWT. Hal baik itu datang dari pikiran seseorang yang baik pula. Iya kan?? Andai kata kita sudah melakukan 100% usaha terbaik kita demi tujuan yang diinginkan, maka hasil selanjutnya serahkan pada Allah. Dengan begitu penyesalan kita tidak akan berlarut-larut, karena kita yakin dan percaya Allah itu ada dan segala sesuatunya itu sudah ada yang mengatur. Ketika Tuhan mengatur berarti Dia tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik untuk kita.








Dan untuk segala ucapan dan doanya makasih banget ya semua, semoga keadaan yang terbaik juga selalu menyertai kalian. Amiiiin.  Empat jempol buat kalian semua (soalnya cuma punya empat jempol).
Harapanku sama dengan doa-doaku setiap harinya:
Semoga selalu diberi kesehatan bagiku dan keluargaku, semoga kuliahku lancar dan nilai akademisku baik, semoga selalu diberi kesempatan untuk meraih target-target hidupku, semoga dilancarkan rizki ku, semoga bisa membahagiakan orang tuaku, semoga selalu dapat memberi, semoga akhlakku semakin baik, semoga selalu dapat tertawa setiap hari, semoga aku tidak menjadi orang yang 'lupa', semoga dapet beasiswa, semoga menang kuis, semoga bisa ke Jepang, semoga jadi kurus (hehe), semoga hamsterku cepet punya anak, semoga selalu diberi kesabaran,  semoga dunia berjalan ke arah yang lebih baik. amiiiiiiiiiin...... 
Ayo semua yang di kanan yang dikiri, diblakang, yang diatas dan dipojok, yang lagi baca bilang amin ya. Hehe :D
Kok jadi banyak ya? Nggak papa lah. Semakin jelas apa yang kita minta, Tuhan akan tahu spesifikasi apa yang nanti akan diberikan. Semakin banyak yang kita minta, insyaallah pasti selalu ada yang dikabulkan. Amin yarabbalalamin. Bener kan? Ibarat kita selalu berdoa dan meminta 100 hal yang kita inginkan setiap harinya, sepahit-pahitnya ada 10 keinginan yang dikabulkan setiap harinya.

"Sungguh Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi".





Sip, semangat untuk kedepannya. Be productive ^^





Thursday, 3 May 2012

KONTEKSTUAL ANTARA NILAI-NILAI PANCASILA DENGAN BIDANG TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN





PENDIDIKAN PANCASILA








Disusun Oleh :

Pradipta Aji, Arief Maharani, Ni Wayan Yeni Apriyanti, Defri Fajar Setiawan, Christina Mayang, Risma Hanifah, Pipit Dwi Puspitasari, Riska Dian Nur L, Hildha Nurmalasari Dewi, Delia Yani Manduapessy, Bayu Setia Nugraha




               I.            PENDAHULUAN

1.      LATAR BELAKANG

Pancasila merupakan dasar negara, pandangan hidup, dan sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia yang sifatnya majemuk. Dalam kedudukannya, pancasila merupakan sumber nilai dan sumber norma, serta kaidah baik moral maupun hukum dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, termasuk sebagai sumber tertib hukum di negara Republik Indonesia. Kedudukan pancasila ini mewujudkan fungsinya sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang dijabarkan dalam suatu peraturan perundang-undangan. Hal inilah yang menjadikan Pancasila sebagai sumber hukum dasar negara baik yang tertulis (UUD negara) dan tidak tertulis (konvensi).
Pancasila memberi pengaruh besar terhadap bangsa dan negara Indonesia. Kondisi ini terjadi karena perjalanan sejarah dan kompleksitas keberadaan bangsa dan negara Indonesia. Dilihat dari keanekaragaman bahasa, budaya, adat istiadat, suku, agama, serta warna kulit. Perbedaan yang jauh berbeda satu sama lain ini mutlak untuk dipersatukan. Perlu disadari bahwa kesatuan bangsa juga disertai dengan kesadaran akan kesamaan hak dan kewajiban, kebebasan dan tanggung jawab.
Pancasila diimplementasikan dalam berbagai hal berkaitan dengan berbagai bidang keilmuan, salah satunya hubungan pancasila dengan bidang ilmu Teknologi Industri Pertanian. Teknologi Industri Pertanian merupakan bidang keilmuan mengenai pengembangan ilmu rekayasa sistem dan manajemen teknologi dalam industri pertanian, mencakup penyediaan bahan baku, pengolahan, distribusi dan lingkungan.

2.      TUJUAN

1.      Mengetahui implementasi nilai pancasila dalam bidang keilmuan Teknologi Industri Pertanian
2.      Memberikan contoh penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sosial masyarakat


            II.            RUMUSAN MASALAH

1.      Bagaimanakah relevansi mengenai bidang ilmu Teknologi Industri Pertanian dengan nilai-nilai pancasila?
2.      Apakah nilai-nilai pancasila dapat diterapkan dalam aktivitas yang ada pada bidang ilmu teknologi industri pertanian?


        III.            PEMBAHASAN

Pancasila merupakan ideologi nasional, dasar Negara, sumber hukum, dan sebagai pandangan hidup bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi nyata nilai Pancasila secara murni dan konsekuen baik objektif maupun subjektif.
Pancasila telah diakui sebagai ideology dan dasar Negara yang terumuskan dalam Pembukaan UUD 1945. Pada hakikatnya, Pancasila mencerminkan nilai kesetimbangan, keserasian, keselarasan, persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kebersamaan, dan kearifan dalam membina kehidupan nasional. Perpaduan nilai-nilai tersebut mampu mewadahi kebinekaan seluruh aspirasi bangsa Indonesia. Pancasila merupakan sumber motivasi bagi perjuangan seluruh bangsa Indonesia dalam tekadnya untuk menata kehidupan di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia secara berdaulat dan mandiri (Sumarsono, S.,et.al, 2001; 83-84).
Nilai-nilai pancasila sesungguhnya telah bersemayam dan berkembang dalam hati sanubari dan kesadaran bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila juga tercakup dalam penggalian dan pengembangan wawasan nasional sebagai berikut (Sumarsono, S.,et.al, 2001; 64-66):

a.      Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam sila ini, bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mengembangkan sikap saling menghormati, memberi kesempatan dan kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agam dan kepercayaan masing-masing, serta tidak memaksakan suatu agam dan kepercayaan dengan cara apapun kepada orang lain.

b.      Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Dalam sila ini, bangsa Indonesia mengakui, menghargai, dan memberikan hak dan kebebasan yang sama kepada setiap warganya untuk menerapkan hak asasi manusia (HAM).

c.       Sila Persatuan Indonesia
Dalam sila ini, bangsa Indonesia lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara. Kepentingan masyarakat yang lebih luas harus lebih diutamakan daripada kepentingan golongan, suku maupun perorangan. Tetapi kepentingan yang lebih besar tersebut tidak mematikan atau meniadakan kepentingan golongan, suku bangsa, maupun perorangan.

d.      Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan
Dalam sila ini, bangsa Indonesia mengakui bahwa pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan bersama diusahakan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Ini berarti tidak tertutupnya kemungkinan dilakukannya pemungutan suara (voting) dan berarti tidak dilakukannya pemaksaan pendapat dengan cara apapun.

e.       Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam sila ini, bangsa Indonesia mengakui dan menghargai warganya untuk mencapai kesejahteraan yang setinggi-tingginya sesuai hasil karya dan usahanya masing-masing. Tetapi usaha untuk meningkatkan kemakmuran tersebut tanpa merugikan apalagi menghancurkan orang lain. Kemakmuran yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia bukan kemakmuran yang tingkatnya sama bagi semua warga Indonesia

Nilai-nilai pancasila tersebut berhubungan dengan berbagai bidang keilmuan, salah satunya bidang keilmuan Teknologi Industri Pertanian. Teknologi Industri Pertanian merupakan bentuk teknologi proses dan system industri di bidang pertanian yang menitikberatkan pada rekayasa sistem, pengelolaan ekonomi, biologi, dan optimasi proses mulai dari organisasi, perencanaan, dan pemasaran hasil pertanian pangan dan non pangan.
Ada beberapa faktor pendukung dalam bidang teknologi industri pertanian. Faktor pendukung itu antara lain, terdapatnya sumber daya yang selalu dapat diperbarui dan hubungannya dengan tingkat teknologi yang makin lama semakin maju; adanya tenaga kerja yang cukup banyak dan memiliki latar belakang pendidikan yang memadai; serta produk pertanian yang selalu dibutuhkan oleh pasar domestik dan internasional. Industri Pertanian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan nilai tambah yang optimal dari bahan mentah hasil pertanian sehingga dapat menjadi sarana peningkatan kemakmuran ekonomi masyarakat.
Pancasila berperan sebagai dasar negara yang melandasi dan mengontrol setiap perilaku manusia dalam kehidupan, maka dalam aspek industri pertanian juga tercermin nilai-nilai pancasila. Hubungan industrial pancasila merupakan hubungan antara pelaku dalam proses produksi barang dan jasa (pekerja, pengusaha, dan pemerintah) didasarkan atas nilai yang merupakan manifestasi dari keseluruhan sila-sila dari pancasila dan undang-undang 1945 yang tumbuh dan berkembang diatas kepribadian bangsa dan kebudayaan nasional Indonesia (Angghina,D., 2010).

Nilai-nilai Pancasila yang tercermin dalam aspek industri pertanian, antara lain:

1.      Nilai Ketuhanan yang Maha Esa
Dilihat dari segi pekerja, bahwa kerja bukanlah hanya sekedar mencari nafkah, akan tetapi kerja sebagai pengabdian manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa (Anonim, 2012).

2.      Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Dalam bidang industri pertanian, nilai kemanusiaan ini tercermin pada sifat pihak atasan terhadap bawahan, yaitu tenaga kerja bukan hanya dianggap sebagai faktor produksi belaka akan tetapi sebagai manusia pribadi sesuai dengan harkat, martabat, dan kodratnya. Sehingga dapat diketahui bahwasannya pihak dalam sebuah industri juga harus menghargai hak-hak yang dimiliki para pekerjanya (Anonim, 2012). Selain itu, dari segi produksi bahan pangan, suatu industri memerlukan suatu etika dalam memproduksi suatu bahan pangan. Dalam memproduksi bahan pangan itu, harus sesuai dengan suatu kebijakan dan peraturan berlaku tentang bahan pangan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sehingga bahan pangan yang diproduksi tersebut terjamin keamanan dan kesehatannya apabila dikonsumsi oleh para konsumen.

3.      Nilai Persatuan Indonesia
Dalam bidang industri pertanian, nilai persatuan ini ditandai dengan adanya serikat pekerja. “Serikat Pekerja” adalah suatu organisasi yang dibentuk oleh pekerja, dari pekerja dan untuk pekerja yang bertujuan untuk melindungi pekerja, memperjuangkan kepentingan pekerja serta merupakan salah satu pihak dalam bekerja sama dengan perusahaan (Yulandini, 2010).  Dalam hal ini, masing-masing pekerja tidak dibedakan karena golongan, keyakinan, politik, paham, aliran, agama, suku maupun jenis kelamin (Anonim, 2012).

4.      Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Dalam bidang industri pertanian, nilai sila keempat ini ditandai dengan adanya peranan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Keorganisasian dalam suatu industri pertanian disesuaikan dengan prinsip musyawarah dan mufakat. Hal ini dilakukan karena dapat menghilangkan perbedaan-perbedaan dan mengembangkan persamaan-persamaan dalam rangka menciptakan keharmonisan antara pekerja dan pengusaha. Hubungan ini meyakini bahwa perselisihan yang timbul dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat, serta tidak diselesaikan dengan cara pemaksaan oleh satu pihak kepada pihak lain (Anonim, 2012).

5.      Nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Tercermin dalam pembagian hasil secara merata dalam perusahaan. Mengenai pendapatan yang didapat perusahaan dengan gaji yang diperoleh tenaga kerja. Dalam hal bagi hasil, pihak perusahaan harus dapat membagi hasil yang sesuai dengan fungsi dan prestasi masing-masing pekerja.  Sehingga hasil yang didapat bisa dinikmati bersama oleh pengusaha dan para pekerja sesuai dengan upaya yang telah dilakukan. Pembagian hasil ini diharuskan serasi dan seimbang, apabila tidak serasi dan seimbang akan muncul berbagai dampak seperti demo buruh bahkan mogok kerja. Tindakan dalam meratakan keuntungan pada semua pihak sesuai dengan fungsi dan prestasinya dianggap sangat penting untuk mencapai suatu keadilan.


        IV.            KESIMPULAN

Dalam setiap tingkah laku manusia baik di masyarakat atau di kehidupan sosial masyarakat Indonesia, tidak terkecuali dalam melakukan aktivitas  suatu  industri pertanian juga mencerminkan adanya nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam perilaku yang diperbuat. Ini disebabkan Pancasila berperan sebagai pedoman dan cita-cita bangsa Indonesia, dan dalam kehidupan industri pertanian juga terdapat strata atau golongan sosial yang membutuhkan penerapan nilai etika dan moral yang tinggi agar tercipta keadilan dalam kehidupan. Pada industri pertanian ini dapat ditandai dengan adanya aktivitas pekerja, organisasi, perusahaan dan aktivitas dalam memproduksi bahan pangan.





            V.            SARAN

Sebagai mahasiswa Teknologi Industri Pertanian sudah sepantasnya mampu mengaplikasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan nyata, sehingga dapat menciptakan suatu persatuan dan kesatuan, keadilan , serta memiliki etika dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.









        VI.            DAFTAR PUSTAKA

Angghina,D. 2010. Bab 2 Hubungan Industrial Pancasila. Dalam http://dwiangghina31207314.wordpress.com/2010/04/14/bab-ii-hubungan-industrial-pancasila/. Diakses pada hari Selasa, 1 Mei 2012 (11.06 WIB).
Anonim. 2012. Hubungan Industrial Pancasila. Dalam http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/hub.industrial_pancasila/bab4-hubungan_industrial_pancasila.pdf. Diakses pada hari Selasa, 8 Mei 2012 (11.40 WIB).
Sumarsono, s.,et.al. 2001. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Yulandini. 2010. Bab 5-10 Hubungan Industrial Pancasila. Dalam http://yulandini.wordpress.com/2010/04/07/hubungan-industrial-pancasila . Diakses pada hari Selasa, 1 Mei 2012 (11.30 WIB).