Monday, 10 September 2012

PALAPA (PPSMB UNIVERSITAS GADJAH MADA 2012)


  
Yang baru lulus yang baru lulus, selamat ya. Apalagi yang dah keterima di Univ pilihan juga selamat ya…. Dan selamat yang udah di Ospek ya.. hehe. Ok siap nih ngomongin Ospek. Seperti yang udah pernah aku critain tentang postingan yang telat itu, ya gara-gara ngurusin kepanitian ospek atau di tempatku disebut IF (Inisiasi Fakultas) atau lebih sering disebut PPSMB Fakultas. Dilema para maba atau di tempatku sekarang namanya GAMADA (Gadjah Mada Muda) emang selalu gitu, akan melewati yang namanya PPSMB Univ, PPSMB Fakultas, dan OSPEK Jurusan. Belum lagi di awal-awal jadi mahasiswa itu bakal jarang pulang waktu weekend bagi yang ngekos jauh dari rumah. Pasalnya masih bakal ada segudang kegiatan akhir pekan setelah adanya beberapa ospek, seperti training-training kepemimpinan, makrab-makarab jurusan dan lembaga organisasi kampus, bahkan seminar atau lain-lain. Haha itulah kehidupan awal perkuliahan yang udah pernah aku alami. Suatu pengalaman yang kadang perlu diingat untuk memotivasi betapa perjuangan pra masuk univ dan pasca masuk univ itu ‘sesuatu’ banget. Mengingatkan lagi betapa besar amanah dari ortu kita di bangku pendidikan ini. Semangat untuk semua mahasiswa Indonesia, tetap berkarya ya……



   Parade Pelangi

Balik lagi ke topik. Tahun lalu aku ada di posisi seorang maba alias mahasiswa baru yang taat ikut ospek seperti anak lainnya. Dan sekarang aku ada pada posisi panitia kegiatan itu. Kalo diibaratkan sekarang itu ada pada posisi di balik layar atau di belakang peserta, dimana kesuksesan sebuah acara tergantung pada kepanitiaan yang solid pula. Dulu sempat terpikir betapa ‘Wah’nya sebuah acara yang sudah dipersiapkan betul-betul  itu. Nggak semudah yang terlihat, nggak segampang yang dipikirkan, dan nggak sesimpel teknis yang terjadi. Semua direncanakan dengan serius, dipersiapkan jauh hari, dimatangkan dengan pelatihan dan musyawarah, dikoordinasikan berulang tatap muka, dikemas sedemikian rumit dan dilakukan dengan jerih payah, pengorbanan tenaga dan waktu. Satu lagi pengalaman hebat yang aku dapat di sebuah organisasi dan kepanitiaan. Kabar baiknya, dapet lagi satu keluarga kecil dari suatu kepanitiaan. Dimana tiap sie itu benar-benar saling membutuhkan satu sama lain, dan kesuksesan acara itu nggak cuma dipengaruhi dari sie acara atau sie konsumsi saja, tapi semua sie, koor, ph dan jabatan lainnya mempengaruhi kelancaran suatu acara. Untuk kali ini amanah yang harus diemban adalah menjadi seksi Pemandu PPSMB fakultas. Sebenernya pengen banget ikut kepanitiaan PPSMB Univ juga, tapi apadaya kapasitas dan kemampuan tenaga saya belum siap kalo harus mengemban dua amanah disaat waktu yang berdekatan.
  Upacara penerimaan mahasiswa baru GAMADA 2012 di GSP pagi hari


Jadi untuk mengurangi rasa gelo ku karena nggak bisa ikut membantu di PPSMB Univ, aku mau tetep sedikit cerita sebagian kecil tentang itu. Yup, PPSMB Univ kali ini dibuat wajib, nggak kayak tahun lalu (FM2GM) yang sifatnya ‘sunnah’. Jadi tahun ini dibuat serangkaian dengan PPSMB fakultas, dibikin 4 hari acara. Satu hari untuk PPSMB Univ dan tiga hari lansung berlanjut PPSMB fakultas (30 Agustus, 31 Agustus, 1 September, dan 2 September). Karena hanya satu hari acara PPSMB Univ atau tahun ini diberi nama PALAPA, maka sepertinya acaranya mau dibikin lebih seru dan berkesan di hati GAMADA tentunya. Jadilah dikonsep sedemikian rupa, bahkan spektakuler menurutku karena para GAMADA pun akan dimasukkan ke dalam MURI karena telah melakukan tarian tradisional Sajojo dengan peserta terbanyak dan membentuk pulau Indonesia secara bersama-sama. Yeeeey… salut aku. Aku tau pasti rasanya capek banget, disaat tugas ospek fakultas sudah diberikan dan harus dikerjakan bersama kelompok fakultas sedangkan di sisi lain pun harus mengerjakan tugas kelompok Univ serta latihan bareng tentunya dengan 30 anggota lainnya yang itu pun harus saling koordinasi karena dari berbagai fakultas. Setelah lama tidak terdengar PPSMB Univ pada tahun-tahun sebelumnya, begitu hadir kembali, malah langsung memberikan karya dan prestasi menarik. 

Dan untuk nama PALAPA sendiri, aku sangat setuju banget karena seakan-akan mewakili UGM dan Nusantara dan segala element di dalamnya. Sangat filosofih banget bro…. dan cucok penempatannya. Kadang  meskipun segala sesuatu yang kita kerjakan itu melelahkan tapi selalu menyimpan cerita manis di baliknya, kadang kepuasan tersendiri, atau senyum rasa syukur bahwa kita pernah sempat mengalaminya. 



Nama : PPSMB UGM 2012 PALAPA
Sira Gajah Mada patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada : “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

            Sumpah Palapa yang dipekikkan oleh Maha Patih Gadjah Mada pada tahun 1336 Masehi punya makna kesatuan Nusantara yang hingga kini masih kita rasakan. Nusantara, istilah yang ditemukan kemudian dalam Kitab Pararaton, menunjukkan bahwa semenjak ratusan tahun yang lalu ide besar menyatukan bangsa ini sudah tercetus indah. Semangat mempersatukan Nusantara itulah yang belakangan diadopsi dan diinternalisasi oleh Soekarno dalam upaya membebaskan Indonesia dari kolonialisme penjajah Eropa maupun Asia. Hingga akhirnya kemerdekaan bisa digenggam di bumi manusia ini. Tak pelak itu adalah buah dari Sumpah Palapa yang sebenarnya belum sempat dituntaskan oleh Gadjah Mada itu sendiri.

          Semangat juang Gadjah Mada ratusan tahun silam itulah yang menginspirasi lahirnya Nusantara. Dalam konteks akademika, inspirasi inilah yang ingin disebarkan, digencarkan dan ditanamkan dalam jiwa mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Hal ini melengkapi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lazim dijadikan pondasi utama Perguruan Tinggi. Semangat juang Gadjah Mada yang visioner dan universal inilah yang seyogyanya melengkapinya sehingga ada suatu nilai luhur yang bisa ditanamkan dalam sanubari mahasiswa. Mahasiswa Gadjah Mada. Semangat Sumpah Palapa inilah alasan utama menamakan PPSMB UGM 2012 dengan nama agung, PALAPA. Semoga Gadjah Mada Muda bisa menyatukan Nusantara, memperbaiki Indonesia. Semoga.

 



 huuuy, ijo royo-royo


 



 



 
kakaknya cantik-cantik


 ini nari Sajojo atau mau tawuran ni


 
 kereeeen



Penyerahan rekor MURI untuk PPSMB UGM 2012 dan penyerahan obor ke PPSMB masing-masing fakultas (eh nggak tau deng :p), yang jelas kayaknya dua di antara barisan itu ada kakak kelas SMA ku.


 
 Woow keren tahun ini pake bikin maskot. Mauuu. Eh yang blakang kakak angkatanku kefoto *ups jilbabnya doang.



Tahun depan mau deh ^^



"Kadang  meskipun segala sesuatu yang kita kerjakan itu melelahkan tapi selalu menyimpan cerita manis di baliknya, kadang kepuasan tersendiri, atau senyum rasa syukur bahwa kita pernah sempat mengalaminya." (Hildha: September 2012)

Semoga prestasi kita sebaik kita memulai ini semua.^^



 PANCASILA JIWA KAMI, BHAKTI UNTUK NEGRI, UGM BERSATU, BANGKITLAH NUSANTARAKU !!!!





NB:
Hasil gambar-gambarnya bagus-bagus tuh, hehe. Selamat, kalian udah bikin saya ngiri. Jadi pengen diospek lagi . Muehehe




Sumber foto:
http://ppsmbpalapa.ugm.ac.id/filosofi-palapa

Sunday, 26 August 2012

Secuil keluh tengah malam


Apaan... Gue harus bilang wow gituu??!!

Mungkin belom saatnya nulis lagi ni.. ya emang bakal ada postingan yang telat.
Gara-gara puasa tahun ini super rajin berkegiatan. SP lah, rapat ospek lah, rapat eksibisi lah, rapat makrab lah, ngurus acara lembaga, ngajar TPA, jaga ZAKAT, penutupan Ramadhan, lebaran, silahturahmi, belum sempet liburan-liburan seninnya dah masuk dan krs-an... dan akhirnya masuk terus sepertinya....
Hokeh, inilah jalan mahasiswa dan sebagai anak bangsa....
Dedikasi Sepenuh hati. Horas!!

New Post
coming soon....

Cekidot, tungguin ya ^^

Saturday, 25 August 2012

#LSH (Lebaran Satu Hari)




Assalamualaikum kawan. Lama tak menyapa nih,  waktu yang digunakan teramat sedikit buat meluangkan diri untuk nulis bulan kemarin. Ada beberapa yang ketinggalan, bulan Ramadhan kemaren kurang maksimal, huhuhu… sedih juga ni. Semoga tahun depan lebih baik amin. Oya, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, maaf atas semuanya ya ^^

Kegiatan Puasa kemaren emang full deh aku akui, dan tetep ‘nikmatin’ itu kunci kalo kita nggak mau stress gara-gara keteteran mbagi waktu. Dan segala kegiatan dan rutinitas harus diniatkan dengan ikhlas kepada Allah agar jadi ibadah. Amin. Nggak lupa juga seribu jempol untuk orang-orang yang kucintai di dunia yang pengaruhnya nggak pernah lepas di setiap langkah hidupku, yang selalu membantu saat dibutuhkan dan tidak. Makasih banget  nget pokoknya :*





 
Ian Ion atau Mbah Goyan a.k.a Alfian, my best brother.



Dan untuk ldul Fitri tahun ini judulnya #LEBARAN SATU HARI. Ini karena emang lebaran alias kunjung-kunjung/muter-muter ke tempat saudara emang beneran sehari doang. Gara-gara keluarga sukanya habisin waktu dalam sehari, ih nggak seru deh. Hari selanjutnya cuma ortu doang yang pergi-pergi. Mau ngomong apa dah? Harus bilang wow gitu…. Emang yang paling sarat makna itu bukan saat setelah puasa, tapi saat puasa itu sendiri, dimana begitu banyak pahala yang ada. Hhuuhu kangen bulan Ramadhan, padahal baru aja ditinggal.



trio cewek, anak-anak dari keluarga bapak di Jogja.
Aku, Mba Ayu, dek Tika





















 SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI SEMUA



Hildha Dewi






OUTBOND TPA AL-HUDA


            

             Bulan Ramadhan itu kalo nggak dimanfaatin tu rugi banget ya. Pernah ngrasa nyesel nggak sih kalo waktu Ramadhan ibadah kita kurang maksimal? Makannya harus sering intropeksi dan perbaiki diri lah. Dan untuk Ramadhan tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, kembali mengemban amanah megurus kegiatan TPA di masjid Al-Huda daerah rumahku. Pengennya kalo nggak pas puasa tetep rame tuu... Ya nggak papa lah, tetep istiqomah dan seneng bisa menghabiskan sebulan bareng mereka yang harus di hadepin dengan sabar karena karakternya macem-macem, aneh-aneh dan yang pasti mereka masih lugu dan labil. Hahaha. Dan untuk kali ini latest post nih, pake banget lah. Maklum baru sempet juga. Sebelum puasa yang jelas.

         Sebelum memasuki bulan Ramadhan, pemuda masjid menyusun kegiatan Outbond TPA untuk membangkitkan semangat ngaji lagi dan agar kegiatan TPA tetap 'terdengar' aksinya di tengah warga desa. Outbond yang dibuat tentu luar biasa dan kreatif, mengingat keterbatasan tempat, biaya, dan SDM.  So, kita-kita pinter-pinter buat bikin rute Outbond, jenis permainan, dan mengemas acara agar hasilnya bisa rame dah. Meskipun kegiatan kecil outbond di desa, tetapi karena para pengajarnya beberapa sudah lumayan berpengalaman organisasi di luar ranah desa maka acara sukses mengajak adik-adik santri untuk ikut dengan gratis. Pencarian dana yang melalui proses proposal, penyiapan alat-alat outbond, belanja sendiri, beli hadiah sendiri, mbungkusin sendiri, ijin penggunaan tempat sendiri dan lain lain semuanya kita mandiri. Cukup salut lah sama kita, padahal yang ngurus cuma dikit banget orangnya. Tapi untuk ibadah apalagi memberdayakan TPA sendiri kenapa enggak? Toh itu nikmatnya mencari amalan yang bermanfaat. ^^


OUTBOND TPA :

 
 Briefing sebelum mulai outbond



game jaring laba-laba dan perahu pecah



game mencari bola dalam lumpur !!!! haha pada nggak ngira bakal mandi lumpur di sawah kan?? Sengaja, biar kejutan. Biar pada dimarahin Ibunya di rumah hoho. (Niat lho pinjem sawah orang trus diairi).




 Pembagian hadiah bagi semua kelompok. Semua dapet hadiah meski ada yang menang dan kalah. Adil bro...!!



Sekian !!! Lanjut ke kegiatan saat Ramadhan 1433 H dan penutupannya ^^